Benjolan Tumor Mengecil Signifikan Setelah Latihan Metode Napas Ritme Wisata Bugar

Beliau bergabung dengan program pelatihan olah napas 21 hari untuk materi Perbaikan Inflamasi sebagai pemula. Kemudian mengikuti secara perlahan metode napas Ritme pada program ini. Ketika kemudian merasakan manfaat, langsung minta telpon apakah metode Napas Ritme ini dapat dipakai untuk anomali sel?

Saya tanya, anomali sel yang bagaimana?

Dijelaskan oleh beliau melalui telpon kalau pada lehernya ada benjolan besar dan terus membesar hingga pada akhirnya menjadi sulit untuk bernapas dan memasukkan makanan dan minuman. Sangat mengganggu. Suara juga sudah berubah menjadi serak parau.

Saya jawab, program 21 hari memang tidak didesain untuk sakit berat yang spesifik seperti anomali sel (tumor, kista, miom, kanker). Namun dapat diarahkan untuk melakukan “MG Protocol+ for Cancer” jika memang tertarik.

Beliau menceritakan bahwa saat ini sedang menjalani paket radiasi sebanyak 60x dan sudah terlaksana separuhnya. Saya tanya, apakah hasilnya baik? Dijawab kalau setelah radiasi sebanyak itu malah banyak kulit yang menghitam hangus dan pembesaran pada lehernya semakin terlihat dan mengeras. Semakin tidak nyaman.

Ya sudah, akhirnya dibantu untuk menjalankan latihan “MG Protocol+ for Cancer” dengan panduan.

Selama kurang lebih 2 mingguan berlatih perubahannya sangat signifikan.

Tiga hari berlatih, saluran udara dan makanan mulai terbuka. Minum sudah lancar yang sebelumnya harus selalu pakai pipet. Makan juga semakin lancar.

Seminggu berlatih, terlihat beberapa bagian dari leher mulai melunak dari yang sebelumnya keras seperti batu.

Dua minggu berlatih, terlihat pengecilan secara signifikan. Area dibawah dagu sudah mulai berkerut, artinya mulai melentur.
Sebelumnya area dibawah dagu itu ada pengerasan benjolan. Kini sudah tidak ada sama sekali.

Area benjolan besar di tenggorokan juga sudah mulai mengecil secara signifikan.

Pasien sudah lancar dalam makan atau minum. Tidur lebih nyenyak. Warna kulit mulai berubah normal. Area hitam mulai terang kembali secara perlahan. Dan yang paling utama, semangat hidup tumbuh kembali.

Ketika periksa ulang ke rumah sakit, dokter yang biasa merawatnya kaget. Bagaimana bisa mengecil signifikan hanya kurang dari sebulan? Pasien ditanya, apakah pakai herbal atau obat tambahan? Dijawab, tidak sama sekali.

Sekedar informasi, saya sejak beberapa tahun terakhir mengembangkan metode olah napas yang khusus untuk Anomali Sel (tumor, kista, miom, kanker) yang disebut dengan “MG Protocol+ for Cancer”. Di dalamnya berisi satu set rangkaian latihan tertentu yang fungsinya mengembalikan lingkungan sel dan hormonal untuk menjadi ‘normal’.

Semakin usia bertambah, maka semakin degeneratif dan kecenderungan anomali sel semakin besar. Maka, saya mencari tahu apa-apa saja variabel yang menyebabkan ini dan kemudian melakukan perubahan melalui serangkaian latihan teratur agar dapat diperlambat dan dikembalikan seperti sediakala.

Metode “MG Protocol+ for Cancer” juga sudah dipresentasikan di Palembang di hadapan 3 profesor, 1 PhD, 1 doktor, dan belasan dokter spesialis. Profesor, doktor, dan PhD juga semuanya dokter. Salah satu profesor adalah pemilik rumah sakit yang cukup terkenal disana.

Metode ini dipercaya dan dipakai oleh salah satu rumah sakit disana sebagai Paliatif dan Rehabilitatif pasien kanker dengan hasil yang sangat baik.

Jika pihak rumah sakit butuh layanan paliatif atau rehabilitatif untuk kanker, maka metode Napas Ritme MG adalah pilihan pertama.

Kasus kanker terbanyak dan membaik signifikan adalah kanker payudara dan paru-paru. Beberapa kanker prostat.

“MG Protocol+ for Cancer” adalah “teman harian” bagi pasien yang mengalami masalah anomali sel (tumor, kista, miom, kanker) yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien anomali sel. Tidak ada obat-obatan yang dikonsumsi. Tidak ada herbal atau cairan apapun yang dikonsumsi. Semuanya berisi serangkaian metode latihan olah napas terukur dan terstruktur untuk melakukan perubahan pada tubuh secara progresif.

Di era pandemi ini, pada resiko komorbid, kanker merupakan salah satu yang perlu diwaspadai. Khususnya bagi mereka yang kena.

Maka, diperlukan upaya-upaya untuk mengurangi dan menurunkan semaksimal mungkin resiko komorbidnya sesegera mungkin.

Jagalah selalu kesehatan Anda dan orang-orang yang Anda sayangi.

Salam hangat,
MG

Pasien menceritakan kondisinya melalui video call.
Kondisi leher pasien yang mengalami pembesaran dan ‘hangus’ menghitam pada kulit setelah radiasi puluhan kali.
KIRI: Sebelum latihan. KANAN: Setelah latihan Metode Napas Ritme selama 2 minggu

About MG

He is martial artist in Pencak Silat Merpati Putih. He develops health and wealth program in pencak silat based on breathing exercises which called "Napas Ritme". Individuals who are not scientists or engineers, but believe in the importance of science.

View all posts by MG →