Hasil Medical Checkup peserta WB usia 79 tahun

Melatih kelompok lansia dengan menjaga berbagai parameter kimiawi darah pada sebuah metode kesehatan melalui olah napas yang memiliki landasan teori dan uji pembuktian via laboratorium itu sungguh sangat menantang.

Sebagai inisiator dan penggagas kelompok lansia purnawirawan, bapak Laksamana TNI (Purn) Tanto Koeswanto selalu menguji teori saya dan hasilnya pada dokter pribadinya dan laboratorium tempat beliau biasa melakukan medical check up.

Dan saya mesti lengkap dalam memaparkan teorinya, teknik latihannya, dan pengaruhnya terhadap kimiawi darah yang mana. Dan beliau tidak berkeberatan dijadikan “uji coba” selama teorinya masih masuk akal dan selalu ada uji laboratoriumnya.

Evaluasi demi evaluasi tiap tahunnya selalu dilakukan. Alhamdulillah hasilnya selalu terbaik. Sehingga metode ini selalu jadi referensi beliau kepada banyak kolega dan seluruh jajaran purnawirawan TNI AL.

Hasil uji lab beliau di usia ke-79 pada tahun 2020 seperti pada foto dibawah ini terlihat sangat prima. Untuk usia seperti itu jika dibandingkan dengan populasi usia yang sama maka hasilnya tentu istimewa.

Makan ya biasa saja. Tidak ada obat yang diminum sama sekali. Suplemen juga standar. Bukan jenis yang mahal atau langka.

Adapun untuk mengetahui hasil pengujian laboratorium pada 2 (dua) tahun lalu dapat dilihat disini:
https://m.facebook.com/groups/984666771574958?view=permalink&id=2273525266022429

Hasilnya juga prima!

Setiap tahun, bisa dipertahankan.

Tahun ini sudah masuk tahun ke-6 saya melatih kelompok lansia purnawirawan TNI AL. Tentu saja saya juga harus belajar dari bagaimana penerapan olah napas pada beliau-beliau.

Saya melakukan berbagai pemetaan olah napas dalam upaya mengubah kimiawi darah dan metabolisme tubuh. Pada banyak aspeknya dengan penerapan pada lansia dan umumnya pasien sakit berat.

Tujuannya adalah sebagai bekal saya dan orang-orang yang sepaham untuk masa yang akan datang. Masa dimana usia bertambah dan sel mengalami degeneratif. Upaya preventif harus segera dilakukan agar tidak terjadi ledakan masalah kesehatan di masa tua. Dan upaya kuratif harus dimiliki supaya menjadi modal perbaikan sel di masa depan.

Sebab saat usia Anda bertambah dan ledakan masalah kesehatan terjadi dengan cukup besar maka Anda akan sulit pulih. Ingin riset? Tenaga sudah tidak ada. Ingin berlatih keras, fisik tidak memungkinkan. Bahkan menurunkan tensi dan detak jantung saja seringkali kesulitan. Apalagi berhadapan dengan sakit berat macam stroke, kanker, dan sejenis itu. Mulai dari mana olah napas yang dapat memperbaiki apa juga seringkali tidak tahu. Ingin bertanya juga tidak tahu kepada siapa. Sebab kadang gengsi dan ego lebih besar dibanding segalanya.

Tulisan ini, dan semua tulisan lain pada group ini, adalah untuk menyemangati diri saya dan mereka yang sepaham. Sebagai pengingat dan bekal catatan di masa yang akan datang. Untuk siapapun yang ingin sehat dan pikirannya terbuka.

Bagaimana jika tidak?

Hidup adalah pilihan.
Belajar saja dengan tekun dan sungguh-sungguh pada materi yang diyakini. Kuasai pengetahuannya dengan benar, atau bersiaplah bersusah payah menanggung masalah kesehatan yang serius tanpa tahu solusinya apa. Atau cari duit yang banyak untuk beli asuransi dan atau BPJS. Karena kelak itu dibutuhkan untuk berobat.

Semoga menyemangati dan menjadikan pelajaran bersama.

Ada teori yang disebut dengan BRAINPLASTICITY yang berhubungan dengan mentalitas perubahan. Bagaimana mereka yang sudah tua dan kemudian kena sakit berat lalu kecenderungannya sulit untuk pulih.

Saya selalu jelaskan dan ingatkan selalu pada peserta kelas WB ZOOM saya. Karena itu penting sekali.

Nanti saya buatkan tulisan tersendiri mengenai itu.

Avatar

About MG

He is martial artist in Pencak Silat Merpati Putih. He develops health and wealth program in pencak silat based on breathing exercises. Individuals who are not scientists or engineers, but believe in the importance of science.

View all posts by MG →