COVID-19 SURVIVOR (2)

COVID-19 SURVIVOR (2)

Pasien swab positif COVID-19 dan rumah sakit segera melakukan isolasi selama sebelas hari. Karena pasien masih kecil maka terpaksa ditemani oleh orang dewasa. Diputuskan ibunya yang akan menemani.

Sang anak tercinta usia 3 tahun dan ibunya usia 40 tahun.

Ibunya sudah pasti was-was karena berada dekat sekali dan berinteraksi dengan pasien positif COVID-19 dan punya resiko komorbid. Disarankan pakai APD lengkap. Namun sudah pasti terkendala karena kalau pakai APD pasti cukup merepotkan dan akan ada banyak masalah baru karena belum terbiasa. Apalagi sampai berhari-hari.

Akhirnya diputuskan untuk tidak pakai APD lengkap.

Kakaknya kemudian mendukung agar selama masa isolasi mandiri harus dan wajib berlatih olah napas (napas ritme, oPH, dll sesuai petunjuk), menjalani protokol kesehatan, dan melakukan yang dulu dilakukan untuk kedua orang tuanya. Kakaknya sudah terlebih dahulu membantu orang tuanya yang keduanya positif COVID-19 dan menjalani isolasi di rumah sakit selama sebelas hari hingga 2x swab dapat negatif.

Informasi mengenai kedua orang tuanya yang 2x swab menjadi negatif dapat dilihat disini:

https://m.facebook.com/groups/984666771574958?view=permalink&id=4066785520029719

Dengan dipandu dan diingatkan ketat maka akhirnya semua bisa melewati. Ibu dan sang anak tercinta pasien COVID-19 yang masih kecil ini, dengan izin Allah dan ikhtiar maksimal, setelah menjalani 2x swab maka keduanya dinyatakan NEGATIF.

Alhamdulillah.

Jagalah selalu kesehatan Anda dan orang-orang yang Anda sayangi.

Semoga menyemangati.

Salam hangat,
MG

About MG

He is martial artist in Pencak Silat Merpati Putih. He develops health and wealth program in pencak silat based on breathing exercises which called "Napas Ritme". Individuals who are not scientists or engineers, but believe in the importance of science.

View all posts by MG →