Perkembangan Pasien Kanker Darah (Leukemia)

Berikut perkembangan pasien kanker darah atau Leukemia yang sedang saya ditangani.

Kondisi pasien ini biasanya tiap 10-14 hari selalu masuk rumah sakit untuk transfusi darah karena nilai Hb selalu dibawah 7 g/dL. Bahkan pernah sampai 5.4 g/dL.

  • Tanggal 14 Februari, Hb pasien drop hingga 5.4 g/dL sehingga harus opname dan transfusi darah.
  • Transfusi darah pertama dilakukan pada tanggal 15 Februari dan menghasilkan kenaikan nilai Hb menjadi 6.6 g/dL. Pasien masih belum dibolehkan pulang karena kondisi yang masih drop. Hb yang disarankan adalah 7 keatas.
  • Transfusi Darah kedua dilakukan pada tanggal 16 Februari dan menghasilkan nilai Hb menjadi 7.2 g/dL. Pasien dibolehkan pulang karena kondisi membaik.

Pasien kemudian berlatih olah napas selama 10 hari dengan menjalankan “MG Protocol+ for Cancer”. Hasil uji laboratorium dilakukan tanggal 26 Februari dan menghasilkan nilai Hb sebesar 7.1 g/dL. Pasien pada kondisi ini tidak perlu transfusi darah karena kondisinya stabil.

Pihak keluarga senang karena biasanya setiap uji laboratorium selalu harus transfusi darah akibat Hb yang selalu drop. Namun baru kali ini Hb tidak drop.

Dokternya juga heran.

Bagaimana caranya?

Adakah sesuatu yang dimakan atau diminum? Dijawab pasien tidak ada. Hanya latihan olah napas saja. Dokternya penasaran. Minta supaya diteruskan latihannya sambil nanti dilihat perkembangannya.

Kalau sampai stabil atau bahkan membaik, maka dokternya minta dikenalkan dengan instrukturnya dan mau belajar.

Hari ini, saat selesai latihan saya selalu menunjukkan pengukuran nilai Hemoglobin. Latihan olah napas khusus untuk “MG Protocol+ for Cancer” dilakukan selama kurang lebih 40 menit.

Hasilnya:

  • Nilai Hemoglobin pengukuran ke-1 jam 14:45 sebesar 8.8 g/dL
  • Nilai Hemoglobin pengukuran ke-2 jam 15:07 sebesar 9.6 g/dL

Pihak keluarga yang menyaksikan terkejut namun senang. Kok bisa? Kemudian saya jelaskan teorinya kenapa bisa terjadi kenaikan pada Hemoglobin melalui olah napas.

Ini bukan sulap.

Ini murni sains.

Bahwa ada potensi luar biasa pada olah napas kalau digali untuk dipahami. Asal kita mau belajar dan selalu open minded.

Menaikkan Hemoglobin itu tidak ada obatnya. Kalau obat menurunkan Hb itu ada. Obat-obat berjenis Hemolisis itu menghancurkan sel darah maka otomatis menurunkan Hb. Namun untuk kondisi kebalikannya itu tidak ada.

Jadi, dengan metode ini tubuh bisa dikondisikan lewat olah napas untuk menaikkan Hb. Pendekatan ini sangat membantu bagi mereka yang mengalami masalah pada Hemoglobin seperti misalnya pasien gagal ginjal kronis, leukemia, kanker paru-paru stadium 4, anemia, dan sebagainya.

Mudah-mudahan menyemangati.

Jagalah selalu kesehatan Anda dan orang-orang yang Anda sayangi.

Salam hangat,
MG

Avatar

About MG

He is martial artist in Pencak Silat Merpati Putih. He develops health and wealth program in pencak silat based on breathing exercises. Individuals who are not scientists or engineers, but believe in the importance of science.

View all posts by MG →