Dengarkan Suara Hati, dengarkan Suara Jantung

DENGARKAN ‘SUARA HATI’, SUARA JANTUNG

Oleh: Mas Gunggung


Saat saya membaca sebuah jurnal, saya selalu penasaran dengan penulisnya. Maka seringkali saya mencari informasi tambahan mengenai penulis jurnal itu. Selain menulis jurnal, pernah melakukan apa saja, pernah membuat perusahaan apa, dan lain sebagainya.

Salah satu yang ingin saya ceritakan pada tulisan ini adalah perusahaan Biologix Center yang berisi ilmuwan brilian bernama Dr. David Jernigan, Dr. Hart, Dr. Jameson, Dr. Farney, dan Dr. Frank. Founder dari Biologix Center bernama Dr. David Jernigan, D.C.

Apa yang membuat saya tertarik dengan orang-orang dibelakang Biologix Center tersebut?

Salah satu yang mereka kembangkan adalah sebuah teknologi yang mereka sebut dengan “NeuroCardial Synchronization (TM)”. Anda dapat melihat pada video dibawah ini untuk lebih jelasnya:

Sederhananya begini.

Dr. David Jernigan, melalui serangkaian percobaan dan analisanya menemukan bahwa tubuh manusia dapat diperbaiki nyaris sepenuhnya dengan cara memperbaiki frekwensi Jantung. Sebab dari frekwensi inilah semua metabolisme tubuh manusia terpengaruh. Jika baik Jantungnya maka (kecenderungan) baik pula fungsi metabolisme di tubuhnya.

Tubuh harus berkomunikasi setiap saat dengan frekwensi Jantung. Sebab dari frekwensi inilah seluruh sel mendapatkan ‘perintah’ dalam bentuk ‘software’ untuk melakukan hal-hal yang semestinya dalam bentuk emisi laser atau cahaya koheren (istilahnya: biophotons) dengan kecepatan sangat tinggi. Emisi laser ini menembusi hingga ke level DNA. Dan ternyata DNA menyerap 90% biophotons dan ia dapat menjadi sebuah transmiter (pengirim), receiver (penerima), dan storage (penyimpanan) pada suatu aktivitas biophotonic.

Frekwensi ini juga mempengaruhi Otak. Hingga kemudian terjadi kondisi yang disebut dengan Coherence (koherensi) yakni resonansi frekwensi antara Jantung dengan Otak. Ketika frekwensi ini terjadi, maka dengan cara ajaib tubuh melakukan proses penyembuhan dirinya sendiri.

Inovasi dari teknologi yang mereka kembangkan adalah “NeuroCardial Synchronization (TM)” yang dapat saya gambarkan sebagai berikut:

  • Pasien yang sakit akan dideteksi dengan alat Phonocardiogram untuk mendengarkan ‘suara’ jantung.
  • Suara yang terekam oleh alat kemudian dilakukan analisa dan dilakukan split/pemisahan oleh software. Frekwensi tertentu kemudian diambil dari data Phonocardiogram.
  • Frekwensi baik diambil, sedangkan frekwensi buruk dibuang.
  • Alat kemudian akan ‘merangkai’ berbagai frekwensi baik ini menjadi suatu ‘nada baru’ atau ‘suara baru jantung’.
  • Pasien kemudian diminta mendengarkan ‘suara baru’ ini melalui headset di telinganya selama 15 menit, 30 menit, 60 menit, hingga 24 jam.
  • Setelah pasien mendengar ‘suara jantung’ yang baru ini maka jantung pasien menyesuaikan dan perubahan besar-besaran terjadi.

Ini merupakan pendekatan kreatif dan inovatif.

Ketika kemudian saya membaca lebih jauh riset tersebut, tiba-tiba saya merasa ‘hey, ini semestinya bisa dilakukan via olah napas!’.

Phonocardiogram dan Electrocardiogram memiliki konsep yang secara fungsional, dalam pandangan saya, tidak berbeda jauh. Anda dapat lihat pada gambar yang saya sertakan. Perbedaannya hanya terletak pada teori apa yang melandasi pembacaan keduanya.

Kemudian saya melakukan serangkaian percobaan berdasarkan landasan teori yang saya pahami. Darisanalah kemudian istilah “BreathCardial Synchronization” lahir. Mencobanya pada diri sendiri, orang-orang dekat, pasien-pasien klinik, dan banyak lagi dengan hasil yang bagus sekali. Kemudian, saya masukkan pemahaman dasarnya ke dalam workshop Strategi Mengakses Syaraf Otonom pada pemahaman Level 2.

Silahkan dinikmati video dari Dr. David Jernigan secara lengkap.

“If your restore whats optimum, then the body heal by itself”

Mudah-mudahan bermanfaat.

Jagalah selalu kesehatan Anda dan orang-orang yang Anda sayangi.

Salam hangat,
MG

Apa dan bagaimana Teknik BreathCardial Synchronization yang dikembangkan MG dapat dilihat pada video berikut ini:

Studi kasus perbaikan frekwensi jantung berdasarkan Teknik BreathCardial Synchronization dapat dilihat disini:

About MG

He is martial artist in Pencak Silat Merpati Putih. He develops health and wealth program in pencak silat based on breathing exercises which called "Napas Ritme". Individuals who are not scientists or engineers, but believe in the importance of science.

View all posts by MG →