Strategi Mengakses Syaraf Otonom – Bagian 1

STRATEGI MENGAKSES SYARAF OTONOM
METODE PERGESERAN SIMPATIK-PARASIMPATIK-ENTERIK
(Bagian 1)

Oleh: Mas Gunggung


PENDAHULUAN

Beberapa tahun terakhir ramai saya menulis mengenai kebugaran metode Pergeseran Asam-Basa dengan berbagai dampak yang ditimbulkannya pada sisi metabolisme dan kimiawi darah. Metode ini yang awalnya dilatihkan di kelompok latihan kebugaran lansia purnawirawan TNI AL selama 5 tahun berjalan dengan hasil uji laboratorium sangat baik dan sangat memuaskan kemudian diluaskan dalam bentuk seminar dan workshop di berbagai tempat. Menantang diri untuk mencoba mengenalkan di kalangan medis dari mulai yang biasa-biasa saja hingga sekelas profesor doktor. Tujuannya jelas yakni mengetahui apakah landasan teorinya ini bersesuaian atau sekedar ‘mengarang bebas’.

Seseorang boleh saja berteori mengenai apa saja. Namun tetap perlu ada yang memvalidasi teori tersebut. Tentunya yang melakukan adalah yang memang memiliki disiplin keilmuannya. Jika Anda berteori mengenai olah napas dari sisi fisika, maka carilah fisikawan yang doktor atau profesor untuk memvalidasi teori Anda. Demikian juga jika Anda berteori mengenai aspek medis, maka carilah dokter, doktor, atau profesor yang memiliki disiplin keilmuan medis untuk memvalidasi teori Anda.

Berpikiran terbuka itu termasuk di dalamnya menerima kritik apabila teori yang Anda susun ternyata ada kekeliruan atau dibantah oleh orang lain. Apabila memang bantahannya benar maka terima sebagai suatu perbaikan kedepannya. Tidak lantas membela diri dengan selalu mengatakan bahwa diri kita adalah yang paling benar. Semangat ilmiah tidak demikian. Apabila ada teori yang lebih valid yang didukung oleh rujukan atau dukungan yang lebih valid maka kita harus mau menerima pengetahuan baru tersebut dan bersedia mengupgrade diri. Itulah semangat belajar.

Diremehkan dan direndahkan? Sudah pasti. Biarkan saja. Selama Anda masih terus belajar dan mau terus meluaskan pengetahuan, maka yang diatas akan terus membukakan jalan pengetahuan bagi Anda. Akan dibangun ‘jalan baru’ yang akan makin terbuka bagi pengetahuan Anda dengan caraNya yang kita tidak tahu.

Dengan perkembangan terakhir, event untuk kalangan medis kemudian mendatangkan orang-orang yang semakin hari semakin skeptis namun makin rasional. Makin meluas jaringan pertemanan dengan berbagai profesi dokter (umum dan spesialis) di banyak kota. Tercatat, panggilan diskusi di beberapa rumah sakit sudah direncanakan setelah lebaran ini dengan lokasi tidak hanya di Jakarta melainkan juga di luar daerah.

Puluhan tulisan mengenai metode tersebut saya perkenalkan dari mulai landasan teori, konsep, segmentasi program, dan berbagai pencapaian medis. Testimonial dari mulai yang ringan hingga berat saya coba tampilkan agar dapat dilihat bahwa ketika sebuah teknik dipikirkan benar semua aspeknya maka pengembangan menjadi mudah untuk dilihat kemana arahnya. Jadi tahu dan bisa mengerti bagaimana cara kita menyusun suatu metode secara berjenjang dengan menggunakan pendekatan tertentu.

Istilah saya, nalurinya dipakai untuk mencari lautan nalar yang tepat dalam menyusun sesuatu. Nalar ini mesti diisi, tidak bisa kosong. Isi nalar adalah pengetahuan yang didapat dari sebuah proses kognitif pembelajaran. Dimulai dari meluaskan literasi dan menangkap nalar dari literasi tersebut hingga Anda mengerti apa yang Anda baca.

Demikianlah sekelumit perjalanan.

Metode PERGESERAN ASAM-BASA dapat melakukan perbaikan sistemik dari sisi kimiawi darah hingga ke tingkat regenerasi sel. Metode ini harus dipelajari diawal dan berusaha untuk terus dipahami terlebih dahulu. Sebab sudut pandang olah napas yang selama ini selalu esoteris dan berbasis energi akan dibongkar habis (istilah saya, ‘dikuliti’) dan dikenalkan pada sesuatu yang baru yakni pendekatan berbasis biologi molekuler atau biokimia. Konsekwensinya adalah Anda harus belajar. Tidak bisa tidak.

Setelah itu, peserta dapat meningkatkan pengetahuannya dengan masuk pada pengetahuan metode selanjutnya yang nanti akan saya perkenalkan kepada masyarakat yakni sesuatu yang disebut dengan metode PERGESERAN SIMPATIK-PARASIMPATIK-ENTERIK. Ini adalah wilayah sistem syaraf yang dikenal dengan sistem syaraf otonom.

Kenapa harus sistem syaraf?

Hal ini dikarenakan dari 11 sistem pada tubuh manusia ada satu sistem yang disebut dengan Master System. Dan sistem itu adalah SISTEM SYARAF. Maka, setelah Anda belajar secara biokimia mengenai kimiawi darah, nutrisi, dan segala yang terpengaruh dengannya maka Anda harus lengkapi pengetahuan itu dengan sistem syaraf. Sistem ini disebut dengan master sistem karena nyaris semua organ dan bagian tubuh Anda terhubung dengannya.

Anda harus memahami pentingnya dampak yang timbul dari bergesernya syaraf otonom pada salah satu cabangnya. Dampak yang timbul tidak hanya yang berhubungan dengan fisik seperti perubahan metabolisme melainkan juga perubahan secara psikologis pada sikap watak. Dengan memahami ini secara benar maka Anda dapat ‘melihat’ bagaimana suatu aktivitas latihan mengubah karakter seseorang dan bagaimana strategi memperbaiki perubahan karakter tersebut apabila arahnya tidak seperti yang diharapkan.

Orang-orang yang setelah belajar olah napas tradisional kemudian menjadi emosional, mudah marah, ‘bludrekan’, ‘mutungan’, mestilah secara psikologis ada yang salah pada fungsi sistem syarafnya. Ada semacam ketidakseimbangan yang semestinya bisa dipulihkan ulang. Sebab penyakit-penyakit yang berhubungan dengan sistem syaraf diantaranya radang otak, stroke, alzheimer, epilepsi, susah tidur, afasia, dan dementia bukanlah jenis penyakit yang ‘ringan’.

Maka memahami bagaimana sistem syaraf ini berpengaruh pada olah napas sangatlah penting.

Semoga bermanfaat.

Salam hangat,
MG

(bersambung)

About MG

He is martial artist in Pencak Silat Merpati Putih. He develops health and wealth program in pencak silat based on breathing exercises which called "Napas Ritme". Individuals who are not scientists or engineers, but believe in the importance of science.

View all posts by MG →