Studi Paliatif – Kanker Payudara DCIS Grade III – Mengecil dan “Hilang” dengan Olah Napas

Studi Paliatif
Kanker Payudara DCIS Grade III
Rasa Sakit yang Diderita Hilang
Kanker Berpotensi Mengecil dan “Hilang” dengan Olah Napas

Oleh: Mas Gunggung

MG Protocol merupakan satu set latian olah napas murni yang bertujuan untuk melakukan normalisasi anomali sel dari mulai tumor, kista, miom, hingga kanker. Dibangun berdasarkan landasan teoritis yang solid mengenai bagaimana biokimia olah napas dapat dipakai sebagai alternatif paliatif untuk meningkatkan kualitas hidup penderita kanker dalam stadium awal atau lanjut.

Palembang pertama kalinya mendapat pengetahuan mengenai MG Protocol karena memang sudah hampir lima tahun ini berjalan bersama untuk melakukan berbagai studi kasus pasien-pasien berat yang dilatih olah napas hingga banyak yang pulih. Berita ini kemudian menyebar dari satu dokter ke dokter lainnya hingga membuat rasa penasaran apa dan bagaimana hanya melalui olah napas kok dapat melakukan normalisasi anomali sel. Kasus ini sangat jarang dan cukup sulit untuk diduplikasi. Sehingga apabila ada sedikit saja peluang dan potensi perbaikan maka dapat membantu banyak sekali pasien-pasien yang sakit berat khususnya kanker.

Tentunya, medis tidak mudah percaya begitu saja apabila ada klaim non medis yang konon katanya dapat melakukan ini dan itu. Mesti dilihat dulu dan diuji. Disinilah kemudian MG Protocol mendapat tantangan untuk dilakukan uji teori. Dengan dihadiri oleh 3 profesor, 2 doktor, 1 PhD, dan 7 dokter spesialis, MG Protocol diseminarkan sebanyak kurang lebih 90 slide. Protokol demi protokol disampaikan dan ditanyajawab mengenai landasan teori dan penjelasan biokimianya. Papan tulis menjadi saksi bagaimana semua untaian pemikiran dicurahkan kesana untuk menjelaskan secara gamblang kaidah olah napas tradisional dalam sudut pandang biomekanik dan biokimia.

Apakah setelah itu selesai?

Tentu saja tidak. Teori mesti dibuktikan melalui uji praktek. Harus dicari pasien kanker dengan kategori yang lumayan berat baik dari sisi fisik maupun psikis. Didapatilah pasien kanker payudara dengan DCIS Grade III. Secara fisik dan psikis sudah cukup berat. Berikut informasi pasien yang diizinkan untuk dipublikasikan:

Nama pasien: Lolita Windyanti
Usia: 30 tahun

Diagnosa dokter dari RS Bunda Palembang secara palpasi menemukan adanya benjolan dan diminta untuk uji laboratorium di Lab Sentra Diagnosis Khusus Patologi Anatomi “Barokah” Palembang. Diagnosa dilakukan tanggal 13 Maret 2019 dengan hasil Ductal Carsinoma In Situ (DCIS) Grade III.

Kondisi fisik: sering sakit diseluruh tubuh, nyeri sering tak tertahankan.
Kondisi psikis: mental drop ketika tahu menderita kanker payudara stadium III, takut untuk kemoterapi sehingga memutuskan untuk tidak kemoterapi

Penanganan: dilakukan diskusi dan peningkatan motivasi untuk mau menjalani alternatif paliatif dalam bentuk terapi olah napas murni tanpa ada sesuatu yang diminum atau dimakan. Tidak juga menjalani puasa. Paliatif benar-benar 100% murni latihan olah napas dengan menggunakan MG Protocol secara bertahap.

Pasien memberikan uji laboratorium awal sebelum latihan.

Hasil:

  • Setelah menjalani 12x terapi paliatif olah napas dilakukan uji laboratorium pada penanda kanker payudara yakni CA 15-3 dengan nilai berada dibawah nilai rujukan. Artinya, potensi kanker sudah jauh mengecil dan bahkan bisa dibilang ‘tidak ada’
  • Dilakukan juga USG pada bagian tubuh lain yakni perut untuk melihat apakah ada sebaran metastasis kanker di tempat lain. Hasilnya, tidak ditemukan adanya metastatis pada bagian tubuh lain.

Kesimpulan:

  • MG Protocol terbukti dapat menjadi alternatif paliatif untuk pasien kanker payudara.
  • Diperlukan subyek dan sample yang lebih banyak lagi untuk dapat dilihat apakah hasil akan sama atau berbeda pada tiap subyek.
  • Pasien harus tetap melakukan kontrol uji laboratorium secara berkala tiap 6 bulan sekali untuk memastikan sebaran kanker yang dianggap ‘sudah tidak ada’ tetap seperti itu dan USG atau CT-SCAN tetap dilakukan untuk melihat ada atau tidak adanya potensi metastatis di tempat lain.

Hasil ini persis dengan yang sudah dilakukan uji klinis di Klinik Medika OHC Jakarta Timur pada pasien tumor Thyroid.

Mudah-mudahan bermanfaat

Demikian.

Salam hangat,
MG

Avatar

About MG

He is martial artist in Pencak Silat Merpati Putih. He develops health and wealth program in pencak silat based on breathing exercises. Individuals who are not scientists or engineers, but believe in the importance of science.

View all posts by MG →