Uji HbA1C – Oktober 2018

UJI HbA1C 
KEBUGARAN LANSIA PURNAWIRAWAN TNI AL
BULAN OKTOBER 2018

Salah satu target dari Kebugaran metode Pergeseran Asam-Basa adalah Normalisasi Diabetes. Semua peserta yang berlatih di kolat maupun Kebugaran Goes To Home akan mendapatkan pengukuran HbA1C yang merupakan indikator seseorang dinyatakan kena diabetes atau tidak.

Standar ukurannya adalah nilai HbA1C berada pada <= 6.5%.

Berikut hasil uji HbA1C kelas Kebugaran lansia Purnawirawan TNI AL tanggal 16 Oktober 2018 sebanyak 9 orang dari total 11 orang (2 orang berhalangan datang dan akan diukur pada pertemuan mendatang) adalah sebagai berikut:

1. Kolonel (Purn) Giri Santoso, HbA1C = 4.7%
2. Kolonel (Purn) Subandi, HbA1C = 4.8%
3. Kolonel (Purn) Djoko Sarwoko, HbA1C = 4.8%
4. Kolonel (Purn) Sunartoyo, HbA1C = 5.2%
5. Kolonel (Purn) Zainuddin, HbA1C = 6.5%
6. Laksamana Pertama (Purn) Suherman, HbA1C = 6.0%
7. Laksamana Pertama (Purn) Wulang Widada, HbA1C = 7.2%
8. Laksamana Madya (Purn) FX Priyadi Nuswantoro, HbA1C = 6.5%
9. Laksamana (Purn) Tanto Koeswanto = HbA1C = 5.2%

Terlihat bahwa nilai HbA1C untuk 8 orang peserta kebugaran metode Pergeseran Asam-Basa ini berada pada <= 6.5% dengan prosentase keberhasilan melakukan normalisasi diabetes untuk keseluruhan peserta sebesar 89%. Dan satu peserta masih berada diatas normal.

Artinya, latihan Kebugaran metode Pergeseran Asam-Basa ini benar melakukan normalisasi diabetes. Bukan spekulasi.

Silahkan Anda lakukan uji laboratorium pada HbA1C untuk melihat berapa nilainya pada diri Anda sendiri dan pada peserta kebugaran Anda atau peserta reguler Anda. Mudah-mudahan hasilnya bagus semua. Ujilah selama 3 (tiga) bulan berturut-turut. Jika trendnya menaik maka koreksilah latihan Anda.

Ingat, gula darah dapat dilihat dari beberapa kondisi:

1. GDP, yakni perjalanan gula darah dalam 24 jam terakhir. Diukur via puasa sehingga memaksa tubuh membongkar gula darah pada tubuh.

2. GDS, yakni perjalanan gula darah saat itu. Mudah dibongkar dengan latihan olahraga atau olah napas, dengan syarat Insulin masih normal. Jangan senang dulu jika nilai GDS setelah olah raga jadi normal. Lakukan Oral Test untuk melihat sejauh mana lonjakannya after meal.

3. HbA1C, yakni perjalanan gula darah dalam 1-3 bulan terakhir. Melihat perlekatan Glukosa dengan Hemoglobin pada sel darah merah Anda. Inilah indikator utama seseorang kena Diabetes atau tidak.

4. Insulin Puasa, yakni perjalanan gula darah dalam 1-3 tahun terakhir.

Gula Darah Sewaktu setelah latihan kemudian normal belum tentu nilai HbA1C nya juga normal. Sebab teknik latihan olah napas dan olah raga hanyalah “membereskan” posisi gula darah sewaktu saja yang beredar saat itu. Tetap Anda harus mengukur GDP dan HbA1C untuk melihat indikator utamanya.

Jagalah selalu kesehatan Anda dan orang-orang yang Anda sayangi.

Salam hangat,
MG

DISCLAIMER:
Semua hasil uji laboratorium yang dipublikasikan adalah peserta kelas kebugaran lansia purnawirawan TNI AL Pondok Labu dibawah Paguyuban AAL-10 yang dilatih oleh Coach Mas Gunggung.

About MG

He is martial artist in Pencak Silat Merpati Putih. He develops health and wealth program in pencak silat based on breathing exercises. Individuals who are not scientists or engineers, but believe in the importance of science.

View all posts by MG →