Anemia Mikrositik

ANEMIA MIKROSITIK

Pasien wanita, luar pulau Jawa, usia 41 tahun. Gejala klinis pernah pingsan tiba-tiba beberapa kali, lemas, letih lesu, pucat pasi, tidak bertenaga. Diagnosa Anemia kategori mikrositik dengan Hemoglobin mencapai 4-5 gr/dL dan MCV rendah. Pasien takut dengan suntikan dan opname. Memilih olah napas yang lebih ‘tidak menyeramkan’. Pola makan dan aktivitas sehari-hari dikurangi agar tidak terlalu lelah.

Nilai rujukan normal Hemoglobin untuk wanita adalah 11-16 gr/dL. Sedangkan nilai rujukan normal untuk Eritrosit (RBC) adalah 4-6 juta/µL.

Pendekatan yang dilakukan:
– Bukan terapi energi melainkan metode latihan
– Toleransi terhadap Karbondioksida dilakukan pada kondisi pH normal tubuhnya (tanpa dinaikkan dengan Teknik Optimalisasi pH)
– Toleransi Karbondioksida dilatih dengan posisi diam dan kemudian dilanjutkan dengan posisi bergerak
– Latihan dilakukan sehari 2x tiap pagi hari dan malam hari secara teratur
– Peran suaminya yang selalu mengingatkan dan menemani latihan sangat mendukung

Setelah berlatih secara rutin, pergerakan Hemoglobin dan Eritrosit (RBC) tercatat berdasarkan uji laboratorium sebagai berikut:

1. 14 Maret => Hb: 6.6 gr/dL RBC: 3.43 juta/µL
2. 16 Maret => Hb: 6.7 gr/dL RBC: 3.41 juta/µL
3. 20 Maret => Hb: 6.9 gr/dL RBC: 3.54 juta/µL
4. 04 April => Hb: 6.9 gr/dL RBC: 3.83 juta/µL
5. 11 April => Hb: 6.9 gr/dL RBC: 3.66 juta/µL
6. 26 April => Hb: 7.2 gr/dL RBC: 3.91 juta/µL
7. 19 Mei => Hb: 8.8 gr/dL (data lab lupa diletakkan dimana)
8. Juni : >11 gr/dL (perkiraan nilai Hb mendatang)

Kondisi fisik pasien semakin bersemangat, kuat, dan membaik dari waktu ke waktu. Aktivitas harian mulai normal.

Insya Allah bulan Juni ini sudah bisa normal kembali.

Seperti yang pernah saya tulis pada artikel di group ini, pendekatan metode ini memungkinkan untuk mengkondisikan tubuh melakukan regenerasi sel lebih cepat dan alamiah. Pada kasus diatas, regenerasi sel pada eritrosit terjadi dan membaik dari waktu ke waktu. Pergerakan nilai Eritrosit (RBC) bisa dilihat adanya peningkatan jumlah produksi sel darah merah lebih dari 500.000/µL. Dan kenaikan 1 juta Eritrosit/µL itu ‘sesuatu’ dan jelas menunjukkan adanya regenerasi sel yang nyata 🙂

Memang bisa lebih dipercepat, tetapi saya lebih suka alamiah kecuali memang pasien sedang dalam kondisi yang tidak nyaman. Namun jika pasien masih berasa nyaman maka kenaikan biarlah alamiah saja namun jelas. Progres pada setiap orang bersifat fluktuatif bergantung pada faktor-faktor tertentu. Kapan waktu nanti saya bahas faktor-faktor apa saja yang berperan besar dalam proses percepatan ini.

Semoga bermanfaat…

Salam hangat,
MG

About MG

He is martial artist in Pencak Silat Merpati Putih. He develops health and wealth program in pencak silat based on breathing exercises which called "Napas Ritme". Individuals who are not scientists or engineers, but believe in the importance of science.

View all posts by MG →